Text
Permesta : kandasnya sebuah cita-cita
Pengalaman seorang tokoh yang tidak kon- troversial, yang pada suatu konflik berusaha men- ciptakan jalan tengah yang tidak memihak, u mumnya tidak akan menarik perhatian kalau usa- hanya tidak berhasil. Kisahnya tidak akan mena rik perhatian umum karena dia tidak mau menon- jolkan jasa dan tidak ingin ditokohkan. Dia lebih suka bekerja in low profile, memusatkan pikiran pada pewujudan cita-cita yang disepakati
Padahal, kalau direnungkan lebih dalam, pe ngalaman seseorang seperti tokoh tersebut akan lebih banyak memberi pengertian tentang hal-hal yang melatarbelakangi peristiwa yang menjadi pokok telaahan, dalam hal ini Permesta.
Namun ironis, oleh umum dia tidak akan ditokohkan dan oleh pihak-pihak yang bertikai dia tidak akan dihargai, malah sebaliknya dia di curigai pihak-pihak yang bersangkutan.
Hal itulah yang terjadi pada Dolf Runturambi. Oleh Ventje Sumual dia dicurigai, karena dia nam- paknya membela pembangkangan Wim Tenges dan kawan-kawan terhadap kebijaksanaannya, se- dang oleh kubu Kawilarang Somba dia juga tidak dipercaya sepenuhnya, karena dia dianggap ingin menegakkan kekuasaan Ventje Sumual kembali. Dalam keadaan seperti itu, jelas tidak ada pihak yang mendukungnya.
Pada dasarnya apa yang dialami Dolf Run- turambi, adalah suatu konsekwensi logis dari ke- tidakmampuan manusia untuk tidak bersikap subyektif Suatu bukti, bahwa kebenaran yang kita kenal dan tegakkan dalam hidup ini amat rapuh.
| 91/1097 | 959.8 TOB b | Absis Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain